19 November 2013

Berbagai Penyebab Asam Urat



Berbagai Penyebab Asam Urat

Gout atau yang dikenal dengan sebutan penyakit  penumpukan “asam urat” adalah suatu kondisi radang sendi (artritis) yang diakibatkan oleh akumulasi kristal asam urat pada sendi. Tubuh secara alami memproduksi asam urat dalam bentuk purin. Selain itu, purin juga banyak terkandung dalam bahan makanan seperti organ dalam (jeroan), asparagus, bayam, jamur, hidangan laut dan daging merah.

Secara alami, asam urat yang berada di dalam darah akan dikeluarkan melalui ginjal. Namun terkadang tubuh kita memproduksi asam urat dalam jumlah yang lebih atau ginjal hanya dapat mengeluarkan terlalu sedikit asam urat. Hal inilah yang menyebabkan tingginya kadar asam urat dalam darah yang selanjutnya akan membentuk akumulasi kristal yang terkumpul pada daerah persendian, dan menyebabkan radang. Penyakit penumpukan asam urat biasanya menyerang ibu jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut.

Gejala peradangan akibat penumpukan kristal asam urat dapat berbeda pada setiap orang. Biasanya terjadi kemerahan pada sendi, bengkak, dan nyeri.Tingkat atau intesitas nyerinya juga dapat bervariasi.

Kadar asam urat darah dapat tinggi dikarenakan mengkonsumsi makanan-makanan yang tinggi akan purin. Selain makanan yang mengandung kadar purin yang tinggi, ada beberapa faktor lain sebagai pemicu yang dapat menyebabkan tingginya kadar asam urat dalam darah, yaitu:

- Gaya hidup tidak sehat, seperti sering mengonsumsi minuman dengan kadar fruktosa yang tinggi dan/atau beralkohol.

- Menderita penyakit tertentu, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes, gangguan ginjal dan penyempitan pembuluh darah.

- Obesitas.

- Sering mengonsumsi jenis obat golongan tertentu seperti obat diuretik (obat yang berfungsi untuk mengeluarkan air  dan garam dari tubuh) atau obat aspirin.

- Genetik. Riwayat keluarga yang memiliki riwayat penyakit penumpukan asam urat akan meningkatkan risiko Anda untuk mengalaminya juga.

- Jenis kelamin. Pria cenderung lebih sering mengalami peradangan akibat penyakit asam urat.

- Usia. Ketika memasuki usia menopause, wanita memiliki risiko dalam tingkat yang sama dengan pria untuk menderita radang akibat penyakit asam urat.

Mendiagnosa asam urat bisa melalui tes darah dan urin.

Kadar asam urat dinyatakan tinggi bila:
  • Lebih dari 7mg% pada laki-laki dan
  • Lebih dari 6mg% pada perempuan.

Pada tingkatan tertentu, mungkin juga dibutuhkan rontgen. Saat penyakit asam urat menyerang (dalam fase akut), obat penghilang rasa sakit dan anti peradangan bisa membantu menghilangkan nyeri atau bisa juga dengan meletakkan es di daerah yang sakit.

Jika tidak segera ditangani dengan baik, peradangan juga bisa merusak persendian, ginjal dan jaringan tubuh lainnya. Periksakanlah ke dokter apabila Anda mempunyai gejala nyeri sendi yang dicurigai akibat pemumpukan kristal asam urat pada sendi tersebut.


Anda menderita asam urat? Sebaiknya hindari mengkonsumsi sayuran yang berwarna hijau pekat.

"Kurangi makan sayur hijau pekat, seperti kangkung, kalau pun anda penyuka sayur, mungkin bisa diganti dengan sayur warna hijau muda, seperti sawi. Atau konsumsi bagian batang sayur," kata Bondan Winarno.


Bondan juga mengatakan mereka yang sudah terkena penyakit asam urat, tentunya harus menghindari konsumsi Jeroan. "Apalagi jeroan, kalau ingin tetap sehat, kurangi makanan seperti itu," jelasnya.

Sumber: MeetDoctor.com

29 July 2013

Sakit Kepala?




Jangan Langsung Minum Obat, Coba Dulu Cara Alami Ini

 
Terlalu sering minum obat akan memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan tubuh, salah satunya jika Anda sakit kepala. Kondisi ini cukup sering dialami, oleh karena itu ada baiknya Anda ketahui beberapa cara alami untuk membantu meringankannya.

Berikut beberapa contoh solusi alami untuk mengatasi sakit kepala tanpa konsumsi obat, seperti dilansir Boldsky, Jumat (26/7/2013):

1. Minum air putih

Saat tubuh membutuhkan air, efek yang diberikan seringkali berupa sakit kepala. Sebab dehidrasi mempengaruhi pasokan darah dan oksigen, sehingga Anda akan merasakan sakit kepala. Jadi, cobalah untuk minum segelas air putih saat mengalaminya. Jika benar dehidrasi adalah alasan di balik sakit kepala Anda, maka sakit tersebut akan hilang dengan segera.

2. Makan sebuah apel

Apel dikenal memiliki kandungan yang dapat menyembuhkan sakit kepala. Jika Anda sedang mengalami sakit kepala, cobalah mengonsumsi sebuah apel dengan sedikit garam. Ini akan membantu meringankan sakit kepala yang Anda alami.

3. Konsumsi teh jahe

Kombinasi ini merupakan cara alami yang baik untuk mengatasi sakit kepala. Tambahkan jahe dan daun teh ke dalam air mendidih, lalu tambahkan susu dan gula secukupnya. Minuman ini akan membantu mengurangi peradangan pada pembuluh darah di kepala, yang pada akhirnya akan meredakan sakit kepala.

4. Buat pasta kayu manis

Pasta kayu manis dapat dibuat dengan cara menggiling beberapa batang kayu manis dengan air. Kemudian oleskan pasta tersebut pada dahi dan biarkan selama 5-10 menit. Selain dibuat pasta, Anda juga dapat mengonsumsi susu dengan bubuk kayu manis untuk meredakan sakit kepala.

5. Hirup aroma minyak lavender

Ambil air panas dalam mangkuk dan teteskan minyak lavender di dalamnya. Setelah itu, hirup uapnya selama beberapa menit. Anda bisa mengulangi cara ini beberapa kali sehari.

6. Hirup cengkeh

Cobalah untuk menghirup cengkeh untuk mengatasi sakit kepala Anda. Caranya, ambil 5-6 siung cengkeh, hancurkan dan masukkan ke dalam saputangan lalu hirup aromanya. Aroma cengkeh dikenal sebagai pereda instan sakit kepala. Cara pasta seperti kayu manis juga bisa diaplikasikan pada cengkeh. Campurkan cengkeh dengan air dan usapkan pada dahi Anda.

7. Buat teh herbal bunga rosemary dan daun sage

Hancurkan daun sage dan bunga rosemary, kemudian tambahkan ke dalam air mendidih. Tutup dengan rapat dan biarkan dingin pada suhu kamar. Minumlah teh herbal ini setidaknya 3-4 kali sehari saat Anda sedang sakit kepala.

8. Pijat dengan minyak peppermint

Saat sakit kepala, cobalah untuk memijat dahi dengan menggunakan minyak peppermint. Cara ini akan mendorong aliran darah dan menenangkan pembuluh darah secara langsung.

9. Minum secangkir kopi

Kafein di dalam kopi membantu meredakan sakit kepala dengan cara mengurangi pembengkakan pembuluh darah. Selain itu, nyatanya kafein juga banyak digunakan dalam beberapa jenis obat penghilang sakit kepala.



Sumber: Detikhealth

06 January 2013

Sakit Kepala dan Gejalanya

dr Sutopo Widjaja, MS

Setiap orang pasti pernah menderita sakit kepala, sakit kepala ialah rasa nyeri dan tidak nyaman di kepala yang dapat menyebar ke leher, kuduk, muka, dan rahang.  Sakit kepala adalah salah satu keluhan yang sering didengar dokter saat menerima kunjungan penderita.  Sebagian besar kasus sakit kepala tidak disebabkan penyakit berbahaya dan tidak merusak otak. Penyebab sakit kepala sangat bervariasi, intensitas dan keluhan penyerta juga sering berbeda sehingga diperlukan wawancara dan pemeriksaan yang lengkap agar tercapai diagnosis yang tepat dan pengelolaan yang efektif.
Sakit kepala dapat dibagi menjadi dua :
1. Sakit kepala primer.
90 % sakit kepala adalah golongan primer. Sakit kepala primer tidak ditemukan kelainan organ tubuh yang nyata, proses terjadinya juga masih dalam penelitian. Yang termasuk sakit kepala primer ialah :
a) Sakit kepala tegang (tension headache)
b) Migrain, penyebabnya antara lain: kurang tidur;
c) Sakit kepala klaster
2. Sakit kepala sekunder.
Terdapat kelainan organ tubuh sebagai pemicu timbulnya sakit kepala golongan ini antara lain, kelainan mata (glaukoma), hidung (sinusitis), telinga, gigi, hipertensi, cedera kepala, radang selaput kepala (meningitis) dan tumor otak.
Sakit kepala tegang (tension headache)
Paling sering ditemukan, sekitar 55-60 % kasus sakit kepala primer masuk golongan ini.
Ditandai sakit, rasa tegang, rasa tak nyaman dan rasa seperti diikat di kedua sisi kepala, sakitnya tidak berdenyut. Otot di kuduk dan belakang leher juga terasa kaku dan tegang. Intensitas sakit nya ringan sampai sedang, timbul perlahan, makin lama makin hebat dan dapat berlangsung beberapa jam sampai beberapa hari. Sakitnya tidak dipengaruhi aktifitas badan.
Pengelolaan.
1. Latihan relaksasi, massage dan kompres air hangat.
2. Obat penghilang rasa sakit a.l. parasetamol dan pelemas otot
3. Untuk kasus menahun, dapat diberi obat pencegah yaitu golongan antidepressan
Sakit kepala Klaster
Lebih sering pada pria usia dewasa  muda (20-40 th). Pemicu adalah alkohol, stres dan makanan tertentu.
Ditandai sakit kepala sebelah, sekitar mata dan pelipis, sifatnya terus menerus makin lama makin hebat, tak berdenyut, berlangsung singkat (beberapa menit sampai 3 jam), terutama timbul di malam hari sampai penderita terbangun. Sering disertai mata sesisi merah bengkak, kelopak mata menutup, hidung keluar air. Ada masa bebas serangan yang dapat  berlangsung beberapa minggu sampai beberapa bulan.
Pengelolaan.
1. Hilangkan pemicu.
2. Obat penghilang rasa sakit antara lain: parasetamol.
3. Obat golongan Ergotamin dan Sumatriptan
Sakit kepala Migren
Migren lebih sering terjadi pada perempuan, biasanya ada riwayat keluarga dan sudah mulai pada usia remaja.  Migren terjadi karena kontraksi dan relaksasi pembuluh darah kepala dan otak.
Migren ditandai sakit kepala satu sisi, timbul berulang, terutama pagi hari, nyeri bisa sedang sampai berat, sifatnya berdenyut,  berlangsung beberapa jam sampai beberapa hari, aktifitas fisik dapat memperberat keluhan. Sering disertai mula-muntah, mata tak tahan cahaya (fotofobia) dan  tak tahan suara bising (fonofobia).
Pemicu timbulnya migren antara lain : stres, kurang tdur, coklat, haid, alkohol dan pil KB.
Pada kasus berat (komplikata) dapat terjadi kelumpuhan otot mata dan lumpuh sebelah badan (hemiparesis).
Secara umum migren dibagi 2 tipe :
1. Migren tanpa aura (= Migren umum).
Pada tipe ini tidak ditemukan gejala kelainan saraf baik sebelum maupun sesudah serangan migren.
2. Migren dengan aura (= Migren klasik).
Migren ini didahului aura, 15-30 menit sebelum sakit kepala timbul gangguan penglihatan (berupa bercak2 hitam, garis2 terang bergerigi atau cahaya berbintang) dan/atau kurang rasa badan sesisi (hemihipestesia) dan lumpuh sebelah badan (hemiparesis).
Penggelolaan
1. Hilangkan pemicu
2. Istirahat di kamar gelap
3. Obat penghilang sakit a.l. parasetamol
4. Obat2an golongan ergotamin dan Sumatriptan
Pencegahan
1. Hindari pemicu
2. Obat propranolol dan golongan antidepressan

01 January 2013

Manfaat Buah Leci

Berbagai Manfaat Buah Leci

Pernah mendengar dan melihat buah leci? Buah ini adalah kerabat dari buah kelengkeng dan rambutan. Banyak yang menggunakan buah ini untuk campuran makanan. Selain rasanya yang manis, buah leci punya banyak manfaat, lho! Apa saja, ya, manfaatnya? Kita cari tahu, yuk!
Kandungan Leci
Setiap 100 gram buah leci, terdapat 72 mg vitamin C. Vitamin ini adalah vitamin terbanyak yang dikandung buah leci. Hanya dengan memakan sembilan buah leci, kebutuhan harian vitamin C orang dewasa akan terpenuhi. Buah ini juga rendah lemak sehingga baik dikonsumsi oleh orang yang sedang berdiet ataupun hanya mempertahankan berat badan.
Kandungan sukrosa dan glukosa buah leci juga sangat melimpah. Mengonsumsi buah leci pada malam hari dapat menambah cadangan energi untuk keesokan harinya. Kandungan gula di dalamnya sangat bervariasi, tergantung varietas leci. Selain itu, leci adalah sumber serat pangan (dietary fiber) yang lumayan. Sebab, setiap 100 gram buah leci, serat yang dimiliki sekitar 1,3 gram.
Membantu Pertumbuhan dan Mencegah Kanker
Selama ini, anggur merah dianggap paling baik untuk kesehatan jantung. Namun, berdasarkan penelitian di Prancis, ditemukan bahwa leci memiliki kandungan polifenol 15% lebih tinggi daripada anggur merah. Polifenol berguna untuk mencegah kerusakan jaringan sel tubuh yang bisa menyebabkan kanker. Penelitian tersebut dimuat dalam Journal of Nutrition.
“Polifenol berperan sebagai benteng pertahanan yang melindungi tubuh dari serangan penyakit dan kerusakan sel,” kata David Grotto, penulis buku 101 Foods That Could Save Your Life!
Selain itu, di dalam buah leci, terdapat kalsium, fosfor, dan magnesium. Ketiga mineral ini sangat penting untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan. Mineral ini juga diperlukan oleh orang dewasa untuk menghambat laju osteoporosis.
Membantu Menurunkan Hipertensi
Kadar kalium yang terdapat dalam buah leci sangat tinggi. Kalium sangat berguna untuk meningkatkan keteraturan denyut jantung. Potasium, nama lain kalium, juga bagus untuk mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan sel tubuh. Selain itu, buah ini juga dapat dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. 

22 October 2012

Ayo Kita Lawan KANKER!



BAWANG PUTIH adalah nama tanaman dari genus Allium sekaligus nama dari umbi yang dihasilkan. Umbi dari tanaman bawang putih merupakan salah satu bahan utama untuk bumbu dasar masakan yang selain meningkatkan kualitas rasa, bawang putih juga memiliki khasiat dapat menyembuhkan beberapa penyakit.
Aroma dari bawang putih memang menyengat dan mungkin tidak terlalu disukai. Tetapi bawang putih memiliki efek penyembuhan yang hebat. Tanaman ini bisa menjadi ramuan obat untuk melawan penyakit dan menyembuhkan masalah kulit.
Dalam masyarakat modern bawang putih (Allium sativum) dipercaya dapat mencegah serangan jantung, penggumpalan darah, menurunkan kadar kolesterol LDL sehingga mencegah penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, tekanan darah, kadar gula darah (meningkatkan tingkat insulin dalam aliran darah), mengurangi tukak lambung, dapat mengeluarkan racun dari tubuh melalui pori-pori kulit, pembunuh bakteri/jamur/parasit, pengikat radikal bebas, Allicin dalam bawang putih merupakan senyawa anti-jamur yang melindungi tubuh dari infeksi dan meningkatkan antibodi dan banyak lagi yang lain. Benarkah bumbu masakan sehari-hari ini dapat menyembuhkan kanker juga?
Berbagai studi memang menunjukkan kemampuan bawang putih dalam mencegah dan mengobati kanker, terutama yang disebabkan oleh senyawa kimia berbahaya, seperti kanker perut dan usus besar (kolorektal/usus dan dubur), kanker prostat, payudara, liver, kulit, dan paru-paru. Pada beberapa penelitian epidemiologis menunjukan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi bawang putih lebih rendah resikonya terkena kanker perut dan usus besar.
Bawang Putih Melawan Kanker
Zat-zat aktif dalam bawang putih antara lain vitamin A, B, C, kalsium, potasium, besi, karoten, dan selenium. Yang paling dominan dalam memerangi kanker adalah komponen allyl sulfur seperti diallyl sulfide, diallyl disulfide, diallyl trisulfide, S-allyl cysteine, S-allylmercaptocysteine, allicin, dan ajoene. Zat-zat tersebut mencegah pembentukan dan pengaktifan nitrosamin di dalam tubuh, juga memblokir aflatoxin, azoxymethane, benzo(a)pyrene, dan lain-lain, yang kesemuanya merupakan zat karsinogen (pemicu kanker).
Pada tahap berikutnya komponen-komponen tersebut dapat mencegah mutasi gen, menghambat proliferasi (pertumbuhan/pembelahan) sel-sel kanker, memperbaiki struktur DNA yang rusak, bahkan merangsang sel kanker untuk bunuh diri (apoptosis).
Di sisi lain bawang putih juga berperan sebagai antioksidan, mengeluarkan racun dari dalam tubuh, dan membunuh kuman Helicobacter pylori yang dapat memicu berbagai macam kanker perut.
Cara Mengkonsumsi
Sudah tentu kerja zat-zat aktif bawang putih itu tergantung pada banyak hal, misalnya tanah di mana bawang putih itu tumbuh (berpengaruh pada kadar zat-zat aktif bawang putih), komposisi zat makanan lain yang dikonsumsi bersamaan dengannya, juga cara mempersiapkan dan mengkonsumsi bawang putih itu sendiri. Kombinasi dengan selenium, asam lemak tertentu (misal asam linoleat), dan vitamin A, dapat meningkatkan kemampuan bawang putih untuk menghambat proliferasi dan meningkatkan apoptosis.
Tetapi perlu disadari bahwa proses pengolahan bawang putih dapat mematikan daya kerja zat-zat antikanker itu. Satu menit saja diproses dalam microwave, hilanglah khasiat bawang putih sebagai antikanker. Begitu juga kalau dipanaskan dalam proses pemasakan lain. Jadi bagaimana? Haruskah bawang putih itu ditelan mentah-mentah?
Ternyata sederhana saja. Hancurkan bawang putih (digeprak, diiris tipis, atau diuleg) kemudian biarkan selama 15 menit sebelum dimasak (digunakan sebagai bumbu masak). Dalam waktu 15 menit itu terjadi reaksi kimia yang mengaktifkan zat-zat antikanker golongan allyl sulfur di atas, yang tidak rusak walau dimasak. Tetapi kalau setelah dihancurkan langsung dimasak, reaksi kimia itu tidak terjadi, otomatis khasiat antikankernya hilang.
Kalau mau, bawang putih juga boleh dikonsumsi mentah. Tapi tetap saja harus dihancurkan dulu dan dibiarkan selama 15 menit. Lalu bagaimana kalau bawang akan disajikan utuh, misalnya dalam acar? Cukup kupas kemudian  potong sedikit ujung-ujungnya. Lumayan, masih memiliki khasiat antikanker walau tidak sebagus kalau dihancurkan.
Potensi Bahaya
Mudah sekali bukan, menggunakan bawang putih untuk pencegahan dan pengobatan kanker? Harganya murah dan mudah didapat pula. Tetapi waspadalah, bukan berarti bawang putih boleh dikonsumsi sembarangan. Jangan mengira bahwa semakin banyak mengkonsumsi bawang putih semakin baik hasilnya.
Dosis yang disarankan untuk konsumsi bawang putih adalah 4-5 gram bawang putih segar/hari (kira-kira 1-2 siung). Kalau terlalu banyak, selain menimbulkan bau tidak sedap pada nafas dan kulit, kadang menimbulkan alergi, gangguan pencernaan (muntah, diare, iritasi, produksi gas berlebihan), asma bronkial, dermatitis, mengurangi kadar protein dan kalsium dalam darah, juga mengurangi produksi sperma.
Terlalu banyak bawang putih meningkatkan resiko perdarahan karena kemampuannya dalam mencegah pembekuan darah. Karena itu pada penderita yang hendak atau baru saja menjalani pembedahan, konsumsi bawang putih sebaiknya dibatasi.
Bawang putih juga meningkatkan kerja enzim-enzim dalam hati untuk membuang racun dari dalam tubuh. Pada orang sehat kemampuan ini sangat bermanfaat, tetapi hati-hatilah, dia juga bisa membuang obat-obat yang Anda telan dan obat-obat kemoterapi . Pengobatan Anda menjadi sia-sia, bukan? Karena itu, kalau Anda ingin menambah konsumsi bawang putih atau menggunakan produk suplemennya, konsultasilah dulu dengan dokter.
Catatan:
Namun seberapapun khasiatnya sebuah obat, jika tidak dimbangi dengan pola hidup sehat semua itu akan sia-sia.

(Titah Rahayu/rumahkanker.com)
ize: � _ 0 t �2N pM ily:"Helvetica","sans-serif";mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:Arial;color:#76923C;mso-themecolor:accent3;mso-themeshade: 191'>(Titah Rahayu/rumahkanker.com)